
Bengkulu, mimbarline.com – Kehadiran di terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi daerah. Perusahaan yang bergerak di sektor distribusi dan ritel modern ini dinilai tidak hanya berperan dalam memperlancar rantai pasok, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sejak mulai beroperasi, PT Indomarco Prismatama telah membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok usia produktif yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses terhadap lapangan pekerjaan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain aspek ketenagakerjaan, aktivitas operasional perusahaan turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara multiplikatif. Peningkatan perputaran ekonomi terlihat dari berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan operasional. Di sisi lain, kontribusi pajak yang dihasilkan perusahaan menjadi salah satu sumber pendukung peningkatan PAD Kota Bengkulu.
Salah satu warga Betungan, Ujang, mengungkapkan rasa syukur atas keberadaan perusahaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kesempatan kerja yang tersedia telah membantu meningkatkan taraf hidup keluarganya.
“Keberadaan Indomarco sangat membantu. Anak kami yang sebelumnya menganggur kini sudah bekerja. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bengkulu, , menegaskan bahwa keterlibatan tenaga kerja lokal dalam kegiatan operasional, khususnya bongkar muat, telah menjadi prioritas utama.
Ia menyampaikan bahwa lebih dari 50 persen tenaga kerja bongkar muat di lingkungan PT Indomarco berasal dari masyarakat lokal, khususnya dari Kelurahan Betungan.
“Kami menegaskan bahwa tenaga kerja bongkar muat di PT Indomarco didominasi oleh tenaga kerja lokal, bahkan jumlahnya lebih dari 50 persen, khususnya dari Kelurahan Betungan,” jelasnya.
Rendra juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan kerja sama resmi dalam kegiatan bongkar muat dengan PT Indomarco. Proses penilaian dilakukan sepenuhnya oleh pihak perusahaan hingga akhirnya diterbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada organisasi SBSI.
“Kerja sama ini melalui mekanisme yang jelas dan profesional. Penilaian dilakukan oleh PT Indomarco, dan hasilnya SBSI diberikan kepercayaan melalui SPK untuk melaksanakan pekerjaan bongkar muat,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa anggapan yang menyebutkan pihaknya tidak merekrut tenaga kerja lokal adalah tidak benar. Menurutnya, komitmen penggunaan tenaga kerja lokal justru merupakan bagian dari amanah dan platform organisasi SBSI dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh daerah.
“Tidak benar jika kami tidak merekrut tenaga kerja lokal. Justru hal tersebut menjadi bagian dari komitmen dan amanah organisasi kami dalam memberdayakan masyarakat setempat,” tegasnya.
Dengan terbangunnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi pekerja, diharapkan iklim investasi di Kota Bengkulu semakin kondusif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (.cwt)



Leave a Reply